Showing posts with label PB. Show all posts
Showing posts with label PB. Show all posts

9/23/16

Banjir Bandang dan Longsor Landa Jawa Barat

Garut - Duka kembali melanda negeri kita. Banjir bandang melanda Kabupaten Garut dan sekitarnya. Berdasarkan laporan posko tanggap darurat dilaporkan bahwa untuk wilayah Garut, sebanyak 7 kecamatan yakni Kecamatan Bayongbong, Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyu resmi, Karangpawitan dan Samarang Kabupaten Garut tergenang dengan ketinggian air mencapai 200 cm, sejak kemarin (20/9) pukul 22.00 Wib.

Sementara itu, longsor juga terjadi di Sumedang. Longsor terjadi Dusun Ciherang, Ciguling, Singkup, Cimareme, Babakan Gunasari, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (20/9) pukul 22.00 Wib. Sebanyak 4 rumah rusak berat, 300 rumah terancam longsor dan 300 jiwa diungsikan di GOR Tajimalela.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin berdonasi kemanusiaan melalui PMI untuk Bencana Banjir Bandang, Kabupaten Garut. Dipersilahkan dapat melalui nomer rekening berikut: #FlashFlood


Sumber: PMI

1/21/16

Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir bersama Polres Banjar




Martapura - PMI Kabupaten Banjar ikut serta gelar pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir Polres Banjar pada tanggal 20 Januari 2016. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan mengguyur kawasan Kabupaten Banjar setiap harinya. Oleh BMKG juga disebutkan bahwa daerah Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan lebat pada tanggal 21-23 Januari 2016. Dengan demikian, perlu perlu kesiapsiagaan terhadap kemungkinan akan adanya bencana banjir, terutama untuk wilayah di Kabupaten Banjar yang merupakan langganan banjir tiap tahunnya.

7/20/14

7/19/14

Penanggulangan Bencana Alam Sejak dini 

Masa kecil adalah moment yang paling baik dalam pembentukan karakter anak. Hal-hal positif baik dari segi perilaku pribadi dan social harus ditanamkan ke jiwa anak. Termasuk jiwa peduli sesama. Hal ini yang dilakukan oleh PAUD Gembira Banjarbaru di acara puncak tema akbar “ Simulasi penanggulangan bencana alam sejak dini “, kegiatan melibatkan PMI Kabupaten Banjar dan Tim Basarnas Banjarmasin
Dalam kegiatan ini anak diajak mensimulasikan jika mereka dewasa dan menjadi petugas penolong dalam suatu bencana. Setiap anak mendapat perannya masing-masing baik sebagai masyarakat yang tertimpa bencana atau menjadi tim penolong.
Tujuan kegiatan ini adalah lebih mengenalkan anak tentang bencana alam, mengajarkan pada mereka tentang berbagi, tolong menolong dan saling menyayangi.
Anak-anak sangat antusias dalam kegiatan ini. Mereka berperan sebagai tim PMI atau tim SAR melakukan pertolongan pertama dan evakuasi pada korban bencana. Anak-anak bergantian mengangkut korban dari daerah bencana ke tenda pengungsian dan tenda rumah sakit yang di siapkan oleh PMI Kabupaten Banjar.
Tidak sedikit pun terlihat kelelahan di wajah anak-anak PAUD Gembira ini. Dengan penuh semangat mereka melakukan kegiatan tolong menolong dan rasa saling menyanyangi. (jr)


Posted via Blogaway

10/9/13

PMI KABUPATEN BANJAR MELAKSANAKAN GLADI POSKO BANJIR DI ALUN-ALUN KOTA MARTAPURA

Ketua PMI Banjar: Koordinasi Kunci Penanganan Bencana Yang Efektif


MARTAPURA,PASTI@- PMI Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Melakukan gladi bersih posko penanggulangan bencana banjir di Alun-alun Ratu Zaleha Martapura, (4/9) pagi.
Dalam gladi posko penanggulangan banjir ini di adakan simulasi yang dilakukan dalam empat skenario. Adapun pihak yang terlibat dalam simulasi tersebut yaitu, PMI Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar, Dinkes Kabupaten Banjar, Dishub Kabupaten Banjar, Dinsos Kabupaten Banjar, Disperkim Kabupaten Banjar, Kodim 1006/Martapura, RSUD Ratu Zaleha, BLH, Buser 690, Polres Kabupaten Banjar, Orari, Camat Mataraman, Satpol PP Kabupaten Banjar.
Terkait masalah Banjir memang ada beberapa daerah di Kabupaten Banjar yang rawan terhadap bencana banjir antara lain daerah Kecamatan Sungai Pinang, Pengaron, Simpang Empat, Matraman, Astambul, Martapura Timur dan Martapura Barat, Martapura Kota, Sungai Tabuk dan Tatah Makmur.
Menurut Ketua PMI Kabupaten Banjar H. Mawardi Abbas, S. Sos, Sasaran gladi posko banjir yang bertema “Satu Komando Untuk Kemanusiaan” untuk menguji kesiapan dan sistem koordinasi komunikasi semua pihak yang terlibat dan siap membantu bencana terutama bencana banjir.
“Koordinasi adalah kunci penanganan bencana agar lebih efektif, efisien dan tepat sasaran”, ujarnya. (rfq/pasti)



Gladi Posko Banjir di Alun-Alun

MUSIBAH banjir selalu menjadi momok masyarakat di Kabupaten Banjar. Mengantisipasi penanganan yang lebih terpadu dan terkoordinasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar bersama institusi terkait, mengadakan Gladi Posko Banjir di Kabupaten Banjar, bertempat di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Rabu (4/9) tadi. Bertema Satu Komando untuk Kemanusiaan, tim gabungan ini terdiri Pemkab Banjar, BPBD Banjar, PMI Cabang Martapura, Kodim 1006 Martapura, Polres Banjar, Buser 690 Banjar dan lain-lain.
Diungkapkan Kepala BPBD Banjar H Noor Sunarto SSos, kegiatan Gladi Posko Banjir dilaksanakan sebagai kesiapan personil dari seluruh tim gabungan, seperti TNI, Polri dan SKPD terkait termasuk Badan SAR Nasional (Basarnas). “Biaya kegiatan ini didanai oleh Belgia. Diharapkan, bisa sinergis dengan masing-masing pengambil kebijakan di institusinya,” kata Noor Sunarto. (*/day)
 
 



 

Malam Dana PMI Kabupaten Banjar

Galang Dana, Suara Sultan Dilelang

MARTAPURA – Ide cemerlang untuk menghimpun dana dengan cara melelang suara Sultan Banjar H Khairul Saleh dalam bentuk Compact Disc (CD) tampaknya menjadi terobosan baru bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar.

CD yang berisi lagu-lagu Banjar yang dilantunkan orang nomor satu di Kabupaten Banjar itu telah dilelang pada acara Malam Dana PMI  Banjar, Sabtu malam, 31 Agustus 2013, mulai pukul 19.30 wita hingga selesai di Sultan Sulaiman Guest House Martapura.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir Noor Camelia Djazouly SH melalui pers releasenya menyampaikan, acara diawali dengan laporan dari ketua panitia pelaksana, disusul dengan sambutan dari Ketua PMI Banjar DR (HC) Mawardi Abbas, sambutan Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh, hiburan hingga proses lelang CD.

“Acara ini sebagai salah satu bagian dari rangkaian acara tahun dana PMI Banjar. Tujuannya untuk menggalang dana dari para donator. Diharapkan malam dana ini menjadi suatu jembatan antara donator (pilan tropis) dengan PMI, donator yang berniat ikhlas untuk membantu kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan yang dilaksanakan PMI sesuai dengan prinsip-prinsip gerakan palang merah dan gerakan bulan sabit merah internasional,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana yang akrab dipanggil Nonon.

Dijelaskan lebih jauh, malam dana tersebut direncanakan sejak tahun lalu, namun seiring padatnya kegiatan PMI berupa aksi-aksi sosial, sehingga baru sekarang dapat terlaksana.

Tidak kalah menariknya, acara malam dana diisi dengan hiburan oleh artis dari Amarine Entertainment, seperti tari-tari tradisonal dan modern, nyanyian lagu-lagu pop dan irama padang pasir oleh Irama Gambus Fadil Group.

“Bapak Bupati juga sempat menyumbangkan dua lagu, kemudian disambung dengan lelang CD suara Sultan yang dipandu Bapak Sekda Banjar, Ir Nasrunsyah,” ucapnya.

Nonon menambahkan, ide cemerlang untuk merekam hingga dalam bentuk CD suara Sultan Banjar ini murni ide dari salah seorang pengurus PMI Banjar, Drs H Syahrialluddin. Sayangnya malam dana tadi yang bersangkutan tak dapat hadir, karena adanya musibah keluarga yang meninggal dunia.

CD yang berhasil dilelang, lanjutnya, langsung diserahkan Sultan Khairul Saleh kepada para donator. Selain penghimpunan dana, acara juga diisi dengan penyerahan penghargaan dari PMI kepada 20 pendonor darah yang aktf.

“Salah seorang pendonor yang mendapatkan penghargaan adalan bapak Drs Chairuddin Afiat. Sejauh ini, beliau sudah mendonorkan darah sebanyak 130 kali,” pungkasnya.(tia)

 

 Kumpulkan Rp36 Juta dalam Semalam

 

MARTAPURA -  Hanya satu malam, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar berhasil menggalang dana sebesar Rp36 juta. Dana tersebut terkumpul pada saat malam penggalangan dana yang dilaksanakan PMI di Guest House Sultan Sulaiman.

Malam penggalangan dana tersebut bertujuan adalah mengumpulkan dana dari para dermawan di Kabupaten Banjar untuk membantu warga yang terkena musibah dan tidak mampu.

Ketua PMI Kabupaten Banjar Mawardi Abbas mengungkapkan, dalam memberikan bantuan, PMI  tidak memandang perbedaan dan mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera, untuk pertolongan jiwanya.

“Tujuan dari malam dana PMI Kabupaten Banjar ini adalah untuk mengumpulkan dana-dana dari para Dermawan, selanjutnya dana tersebut nantinya akan kami salurkan untuk membantu para korban bencana alam, wabah penyakit, Manula dan lainnya yang membutuhkan penanganan kemanusiaan,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Banjar Sultan H Khairul Saleh mengungkapkan, kegiatan pengumpulan dana tersebut bertujuan untuk mengetuk hati dermawan agar menyisihkan rupiah demi membantu sesama yang terkena musibah.

“Adanya gerakan seperti ini merupakan salah satu cara untuk mengetuk dan mengumpulkan dana dari para dermawan. Nantinya semua dana yang terkumpul akan disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Seperti di ketahui, Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah yang rawan bencana alam. Karen selama ini sudah sering terjadi beberapa bencana seperti banjir, puting beliung serta kebakaran sehingga banyak dibutuhkan uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban pada korban bencana alam tersebut. (ins/ij/ram)

 

 

DANA KEMANUSIAAN KABUPATEN BANJAR

 
PMI KABUPATEN BANJAR GALANG 36 JUTA RUPIAH
UNTUK KEGIATAN KEMANUSIAAN
                Martapura (31/08) Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan sebuah organisasi yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan, Sampai saat ini Palang Merah Indonesia memiliki cabang hampir di seluruh Provinsi, Kabupaten, Kecamatan Hingga Desa-Desa yang ada di pelosok negeri nusantara yang kita cintai ini.
                Palang Merah Indonesia Sendiri bergerak tanpa berpihak kepada golongan Politik,Ras,suku ataupun Agama tertentu.Dalam pelaksanaannya Palan Merah Indonesia juga tidak melakukan perbedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk Pertolongan jiwanya,
                Dan Kali Ini Palang Merah Indonesia Kabupaten Banjar mengadakan Malam Dana PMI di Guest House Sultan Sulaiman Martapura Kabupaten Banjar, tujuan dari malam dana Palang Merah Indonesia Kabupaten Banjar ini tak lain adalah untuk mengumpulkan dana-dana dari para Dermawan yang ada di Kabupaten Banjar untuk membantu para Korban Bencana Alam,Wabah Penyakit, Manula dan lainnya yang membutuhkan penanganan Kemanusiaan .
                Malam Dana Palang Merah Indonesia Kabupaten Banjar Ini Dihadiri Oleh Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh  , Wakil Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan Gusti Perdana Kusuma, Ketua PMI Kabupaten Banjar H Mawardi Abbas, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Ir H Nasrunsyah MP, Para Direktur Perusahaan yang ada di Kabupaten Banjar Dan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar.
                Pada Kesempatan ini Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh mengatakan bahwa kegiatan malam dana merupakan kegiatan yang sungguh luar biasa, untuk itu Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh mengajak para tamu yang berhadir untuk meringankan tangan dalam menyisihkan rupiahnya Kepada PMI Kabupaten Banjar yang nantinya akan digunakan untuk membantu para Korban Bencana Alam,Wabah Penyakit, Manula dan lainnya yang membutuhkan penanganan Kemanusiaan.
                Alhasil, Pada Malam Dana ini PMI Kabupaten Banjar mengumpulkan dana sebesar  Rp 36 .000.000- Dari Para Tamu yang Hadir Pada Malam Dana PMI Kabupaten Banjar Di Guest House Sultan Sulaiman Kali ini, tak Lupa Pula H Mawardi Abbas Yang merupakan ketua PMI Kabupaten Banjar mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang bersedia memberikan bantuan kepada PMI Kabupaten Banjar, yang tentunya sangat membantu PMI Kabupaten Banjar dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan
 

 

 

PMI Kab. Banjar serahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sungai Tuan Ulu Kec. Astambul Kab. Banjar

ORGANISASI kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan yang sudah diakui secara nasional dan internasional, tentunya banyak diketahui umum adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Kepedulian organisasinya para relawan ini dilakoni pula oleh PMI Cabang Banjar, seperti saat terjadi musibah kebakaran di Desa Sungai Tuan Ulu RT 2 RW I Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.
 
Ketua PMI Cabang Kabupaten Banjar Dr (HC) Mawardi Abbas SSos memimpin langsung,menuju lokasi musibah kebakaran di Desa Sungai Tuan Ulu. Sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban, Kamis (3/10) sore. Musibah itu sendiri menimpa 19 kepala keluarga dan 63 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Terdiri, 13 rumah hangus terbakar dan satu rumah mengalami kerusakan.
 
Dikatakan Mawardi Abbas, sumbangan yang diserahkan berasal dari sebagian uang hasil dari penggalangan malam dana di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, waktu lalu. Kemudian, pakaian layak pakai dikumpulkan dari beberapa sekolah di Kabupaten Banjar. Termasuk pula memberikan bantuan paket higient kit. “Kita turut prihatin atas musibah yang terjadi terhadap saudara-saudara kita di Desa Sungai Tuan,” katanya. (*/day)
 

2/28/13

PALANG MERAH BELGIA DAN PMI PUSAT KUNJUNGI PMI KAB. BANJAR


(28/2). Untuk yang kesekian kalinya Palang Merah Belgia dan PMI Pusat melaksanakan pertemuan dan kunjungan kerja ke markas PMI Kab. Banjar pada senin siang 25 Februari 2013. Pertemuan tersebut membahas tentang program yang sudah terlaksana di Kab. Banjar.


Suasana Penyambutan
Perwakilan IFRC di Indonesia Wayne Ulrich & Ketua PMI KAb. Banjar
Beserta Relawan

Kunjungan tersebut disambut ketua PMI Kab. Banjar Dr. ( HC ) H. Mawardi Abbas, S. Sos, hadir pula wakil ketua I H. Pangeran Chairiansyah, MM, wakil ketua II Drs. H. M. Yuseran YA’cub, wakil ketua III Drs. H. Djamhuri, wakil ketua IV Drs. H. Sunarto, wakil ketua V dr. H. Eko Subiyanto, Bsc, Dedi Kurniadi, S.Km, MM, Anton Suhendro, S.Pd, Ir. Hj. Noor Camelia Jazouly, jajaran pengurus, Kepala Markas, Staf & Relawan PMI Kab. Banjar.

Nampak hadir dalam kunjungan tersebut  perwkilan kantor pusat Belgia ( CRB ) Julie Roegiers dan Simonetta Risaio, perwakilan dari IFRC di Indonesia Wayne Ulrich, perwakilan CRB di Indonesia  Wiilliam Halder dan Emilda Yusuf, serta beberapa staf divisi  Penanggulangn Bencana PMI Pusat  salah satunya Deasy Sujatiningrani.


Foto Bersama Perwakilan IFRC di Indonesia, Palang Merah Belgia, PMI Pusat &  PMI Kab. Banjar
Dr. ( HC ) H. Mawardi Abbas, ketua PMI Kab. Banjar, merasa mendapat kehormatan karena Kab. Banjar merupakan lokasi tempat proyek bantuan dari Palang Merah Belgia. ‘’ Tidak hanya merasa bergembira, berbahagia dan merasa bangga seta mendapat kehormatan karena Kab. Banjar sebagai lokasi tempat proyek bantuan dari Palang Merah Belgia dan dikunjungi langsung oleh yang bersangkutan’’. Ujarnya.


Sementara itu, salah satu staf Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Deasy Sujatiningrani, menilai PMI Kab. Banjar selama menerima bantuan program, mengalami peningkatan setiap tahunnya. ‘’ PMI Kab. Banjar sudah beberapa kali menerima bantuan program, dan selama menerima bantuan program mengalami peningkatan setiap tahunnya, tidak hanya dari SDM nya tapi kapasitas PMI baik dari pengurus, relawan dan staf mengalami peningkatan’’. Ujarnya.  


Ditambahkannya, apa yang sudah didapat PMI Kab. Banjar bisa tetap dilanjutkan programnya walaupun tanpa ada pendanaaan dari donator. Ia beharap juga  tidak hanya kab. Banjar saja yang mengalami peningkatan terkait pengurangan resiko bencana tapi juga di Kab/kot a lainnya yang belum memahami pengurangan resiko bencana.


Dalam kesempatan tersebut  juga dilaksanakan demonstrasi pertolongan pertama pada musibah kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh relawan PMI Kab. Banjar. Kujungan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan  dari PMI Kab. Banjar kepada  Palang Merah Belgia dan PMI Pusat.      


1/7/13

Banjir Melanda Martapura dan Sekitarnya


(7/1) Banjir tahunan yang sering terjadi di kabupaten banjar melanda  sebagian desa di kecamatan Martapura Kota sejak 2 januari 2013 lalu, desa yang dilanda bnjir tersebut diantarnya desa Bincau Muara, Tunggul Irang, Tunggul Irang Ulu, dan Tunggul Irang Ilir. Tim relawan yang tergabung dalam satuan penanganan bencana SATGANA PMI KAB.BANJAR langsung terjun ke lapangan pada sabtu 5 januari 2013 untuk membantu korban bencana banjir tersebut.
Posko Banjir PMI Kab. Bnjar
Sehubungan dengan dilaksanakannya apel siaga banjir oleh bupati Banjar pada 27 Desember 2012 lalu,  maka PMI KAB. BANJAR mengaktifkan posko penanggulangan bencana banjir.
Maka tim relawan SATGANA  membagii beberapa tim yakni tim posko, assesment, pelayanan kesehatan, dan rubber boat.

Risfi  Aditya, komandan SATGANA yang ditunjuk oleh kepala markas PMI KAB. BANJAR mengatakan tujuan dirunkannya tim ini ke lapangan untuk membantu meringankan korban penderitaan bencana banjir yang terjadi diempat desa tersebut.

Ditambahkannya ‘’Desa yang paling parah tingkat kedalaman air nya dari keempat desa itu adalah  desa Bincau Muara dan semua rumah warga tergenang air’’ ujarnya

Pengarahan dari Pengurus PMI Kab.Banjar sebelum keberangkatan
Persiapan di Markas PMI Kab. Banjar
Pertolongan Pertama saat TIM Assessmen
menemukan salah satu warga yang tertusuk paku
 Sementara itu, tim assesment mendapatkan  beberapa keluhan dari masyarakat yang sebagian besar kaki mereka mengalami kutu air. ketika tim assessment melakukan pengkajian data di desa Tunggul Irang Ulu ditemukan 1 orang korban tertusuk paku karena akses jalan yang dilewati tersebut tergenang air dan langsung dilakukan pertolongan pertama oleh tim kesehatan kemudian diantar ke puskesmas terdekat.
 Selain itu tim kesehatan juga memberikan pelayanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan tekanan darah dan membagikan obat salep sebanyak 400 bungkus kepada warga masing-masing 100 bungkus untuk keempat desa tersebut  serta membagikan oralit bagi masyarakat yang terserang diare.

Abdul Hadi, salah satu warga yang rumahnya tergenang air, merasa senang karena SATGANA dari PMI KAB. BANJAR dapat membantu  memberikan bantuan kepadanya.’’ Ulun himung pang nah dapat bantuan  lawan buan PMI kalu mau baik diobati lawan salep neh’’ ujarnya.

Yankes di Lokasi Banjir
Yankes di Langgar Al Irsyad
Tim rubber boat yang  bertugas  mengamati ketinggian debit air sungai martapura melihat  ketinggian air di desa Bincau Muara 80 cm, Tunggul Irang Ulu dan Ilir 30 cm, Pekauman 30 cm.

7/27/12

SMA NEGERI 1 MARTAPURA SUMBANG PAKAIAN LAYAK PAKAI & UANG TUNAI



Foto Bersama Siswa dan Guru SMAN 1 Martapura Beserta Pengurus dan Staf PMI Kabupaten Banjar
Start down to the earth adalah tema yang di angkat pada acara perpisahan dan pengukuhan siswa-siswi kelas XII  SMA Negeri 1 Martapura. Adapun maksud dari tema tersebut adalah menggambarkan kelas XII yang merasa bahagia pada acara perpisahan dan pengukuhannya seperti bintang-bintang di langit yang sedang bersinar terang, dan pada acara tersebut mereka juga tidak lupa membagi kebahagiaan kepada saudaranya yang membutuhkan, seperti bintang-bintang yang berada di atas langit turun ke bumi menerangi dengan cahayanya.
Dalam acara pengukuhan dan  perpisahan yang di selenggarakan pada 29 Mey 2012 kemarin OSIS/PK membuka stand charity. Stand tersebut menerima sumbangan-sumbangan dari seluruh tamu undangan yang ingin menyumbang. Sumbangan tersebut dapat berupa uang tunai, pakaian layak pakai, bibit pohon, dan buku-buku bekas.
Penyerahan Bantuan Simbolis

Penyerahan Bantuan Simbolis oleh Siswa

Sumbangan berupa pakaian layak pakai dan uang tunai yang terkumpul saat acara perngukuhan dan perpisahan tersebut  mereka salurkan ke PMI Kabupaten Banjar. Menurut mereka PMI adalah wadah yang tepat untuk menyalurkan bantuan. Mereka didampingi tiga orang guru mendatangi markas PMI Kabupaten Banjar pada 26 Juli 2012/6 Ramadhan 1433 H. Mereka memilih menyerahkan sumbangan pada bulan ramadhan karena bagi mereka bulan ramadhan adalah bulan yang sangat tepat untuk berbagi.
Penanda Tanganan Tanda Terima oleh Guru SMAN 1 Martapura
Penanda Tanganan Tanda Terima oleh Pengurus PMI Kab. Babnjar
OSIS/PK SMA Negeri 1 Martapura sampai di markas PMI Kabupaten Banjar pada pukul 10.00 Wita dan langsung memulai acara serah terima sumbangan di sana. Acara tersebut di awali dengan  pembacaan basmalah,  lalu dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan SMA Negeri 1 Martapura, dan setelah itu dilanjutkan lagi dengan sambutan dari sekertaris PMI Kabupaten Banjar Dedi Kurniadi, SKM, MM, dalam sambutanya beliau mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan OSIS/PK SMA Negeri 1 Martapura patut di contoh tidak hanya oleh kalangan sekolah namun semua kalangan masyarakat. Setelah sambutan dari pihak PMI acara di lanjutkan dengan penyerahan sumbangan secara simbolois.Sumbangan dari  SMA Negeri 1 Martapura berjumlah 13 paket, 12 paket diantaranya berisi pakaian layak pakai dan satu paket berisi uang tunai berjumlah Rp. 4.500.000,- .  Setelah acara penyerahan sumbangan selesai acara ditutup dengan pembacaan hamdalah dan foto bersama antara pihak PMI dan SMA Negeri 1 Martapura(/AZ).

1/7/12

Banjir Martapura menjadi Status Darurat

Banjir di Kabupaten Banjar yang sebelumnya berstatus Siaga darurat menjadi status darurat oleh BPBD kabupaten Banjar. Status ini sudah diterapkan Bupati sejak 1 Januari sd 14 Januari 2012. Status diperpanjang jika masih banyak wilayah yang terendam banjir.

FKM UNISKA BJM menyerahkan bantuan ke PMI
POSKO Bencana PMI Kabupaten Banjar
PMI Kabupaten Banjar sejak 2 minggu lalu sudah mengaktifkan POSKO Bencana di Markas PMI. 30 personil relawan dengan 1 mobil ambulan dan 1 unit perahu karet untuk evakuasi sudah dipersiapan oleh markas cabang PMI Kab. Banjar. Sedangkan logistik yang telah disiapkan yaitu 2 ton beras, 50 dus. Kemudian sumbangan dari FKM UNISKA Banjarmasin untuk korban Banjir sebanyak Rp.4.482.000, Barang bantuan yang sudah disalurkan PMI Kabupaten Banjar pada tanggal 6 Januari 2012 sebanyak 213 paket mie dan beras yang disalurkan ke Kecamatan Martapura Kota dan Kecamatan Sungai Tabuk.


Banjir yang melanda Kabupaten Banjar sudah meluas menjadi 8 Kecamatan dengan rincian sebagai berikut
Kecamatan Astambul sebanyak 18 desa, 1.985 KK dan 7.940 jiwa. Martapura Timur18 desa, 1295 KK, 4.348 jiwa.  Martapura kota 20 desa, 2.276 KK, 8800 jiwa. Martapura Barat 13 desa, 3.127 KK, 9.383 jiwa. Sungai tabuk 20 desa, 1086 KK, 3.200 jiwa. Simpang empat 6 desa. 75 KK. 300 jiwa. Karang Intan 2 desa 260 jiwa. 1.327 jiwa.Gambut 136 KK 360 jiwa. Fasilitas umum yang terendam banjir : 29 fasilitas kesehatan. 67 sekolah

1/5/12